Minggu, 17 September 2017

Gurita Teori Konspirasi Merusak Paradigma



Rumor besar yang beredar tidak lepas dari peran teori konspirasi yang tak hentinya menghembuskan teori mereka berdasarkan asumsi. Teori konspirasi biasanya terkait dengan melawan konsensus yang tidak dapat dibuktikan, biasanya dengan menggunakan metode historis mereka menggugat fakta yang dianggap mainstream.

Teori konspirasi sejatinya tidak dapat diverifikasi, melangkah rumit dengan cara menyampaikan teori-teori penyebab serangkaian peristiwa hingga mengaburkan fakta sebenarnya. Para pecinta teori konspirasi mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa besar yang terjadi dalam sejarah telah dimanipulasi oleh aktor-aktor politik, pemerintah, hingga ilmuwan.

Banyak kejadian besar yang terjadi di dunia global dianggap hanya omong kosong oleh teori ini. Pada dasarnya para pecinta teori konspirasi selalu berpikir anti-mainstream menggugat dengan menciptakan pola konspirasi.

Penganut teori ini mempercayai argumen mereka bahwa segala sesuatu harus berpikir kritis dan tidak boleh mempercayai hanya berdasarkan fakta-fakta yang beredar. Mereka pada dasarnya menciptakan fakta-fakta berdasarkan argumen dan menggugat fakta-fakta yang telah ada sebelumnya.

Teori konspirasi dalam sejarah kematian tokoh politik paling menarik pernah terjadi, kematian John F Kennedy menjadi sasaran empuk teori konspirasi. Hasil jajak pendapat menemukan bahwa sekitar 70% warga Amerika mempercayai penyebab kematian Kennedy lebih luas tidak hanya dilakukan oleh pelaku tunggal Oswald - berdasarkan teori konspirasi. Sedangkan hanya sekitar 30% saja warga Amerika meyakini pelaku pembunuhan Oswald beraksi sendirian - sesuai dengan fakta pengadilan. Mereka menciptakan teori sendiri berdasarkan asumsi, sejatinya mereka tidak ingin mempercayai fakta-fakta dan memilih menciptakan sendiri argumen mereka terkait kejadian.

Beberapa teori konspirasi dimainkan hingga masyarakat dunia terhasut oleh teori mereka, seperti peristiwa 11 September di AS yang mereka percayai bahwa peristiwa tersebut telah dirancang oleh pihak AS, bukti-bukti yang mereka berikan akan membuat seseorang dengan mudahnya mempercayai tanpa mencari tahu kebenarannya.

Efek dari teori konspirasi menjadi sebuah doktrin kekal yang merasuk ke dalam pikiran seseorang, bahkan dengan segudang bukti-bukti dan fakta tidak akan mudah mereka terima karena pikiran mereka telah dirasuki keyakinan mutlak dari teori yang berkembang.

Salah satu hasil dari teori konspirasi terbesar adalah pendaratan manusia di Bulan yang mereka anggap merupakan  kebohongan hasil rekayasa NASA dan pemerintah AS. Pada dasarnya konspirasi cepat menyebar melalui desas desus dan informasi yang disebarkan oleh situs-situs di internet. Berdasarkan bukti-bukti dari pihak pertama, kedua, dan ketiga, pendaratan manusia di Bulan pada tahun 1969 benar-benar terjadi, namun dikarenakan teori konspirasi telah menyebar dan melekat dalam pikiran banyak orang, bukti-bukti yang ada dianggap hanya angin lalu.

Oxford English Dictionary mendefinisikan teori konspirasi sebagai "teori dari suatu peristiwa atau fenomena yang terjadi sebagai akibat dari persekongkolan antara pihak yang berkepentingan. Teori ini meyakini bahwa beberapa rahasia telah disembunyikan oleh pihak berkepentingan, biasanya menyangkut politik untuk motivasi dan menindas dengan niat melepaskan tanggungjawab karena tidak mampu dijelaskan kepada publik. Merriam Webster mendefinisikan teori konspirasi sebagai sebuah teori yang menjelaskan suatu peristiwa atau situasi sebagai hasil dari rencana rahasia yang dilakukan oleh orang-orang atau kelompok besar.

Sejatinya teori konspirasi tidak akan muncul tanpa ada yang menggerakkan, ada seseorang yang merumuskan teori konspirasi untuk dilemparkan kepada publik sebagai perlawanan atas fakta-fakta yang terjadi. Para pecinta teori konspirasi dianggap bermasalah dalam hal psikologis atau sosial-politik.


Masalah psikologis mencakup proyeksi sebagai kebutuhan pribadi untuk menjelaskan sebuah peristiwa penting mencari penyebab yang signifikan, mengakibatkan berbagai jenis gangguan pikiran dalam posisi paranoid. Teori konspirasi secara sederhana merupakan bentuk pengetahuan populer yang berhubungan antara pengetahuan yang sah dengan tidak sah.

Teori konspirasi menjadi topik menarik bagi sosiolog, psikolog, dan para ahli, setidaknya ketika sejumlah teori konspirasi muncul terkait pembunuhan presiden AS John F Kennedy pada 22 November 1963. Teori konspirasi banyak bermunculan atas reaksi peristiwa besar, bahkan teori ini muncul secara irasional (tidak masuk akal). Salah satu kemunculan teori ini yang sangat irasional adalah mereka meyakini bahwa World War II sebenarnya tidak pernah terjadi dan Jerman berpura-pura menyerang Polandia pada Perang Dunia II.

Teori konspirasi yang berkembang saat ini menyatakan tentang chemtrails yang dianggap sebuah ancaman besar bagi kelangsungan hidup manusia. Chemtrails mengacu pada teori bahwa pemerintah (AS) atau pihak lain terlibat dalam program rahasia untuk menambahkan bahan kimia beracun ke atmosfer dari penyemprotan pesawat dengan cara membentuk bulu putih yang terlihat di atas langit, mirip dengan contrail.

Rumor tentang chemtrails juga berkembang di Indonesia. Jejak chemtrails yang disemprotkan dari pesawat dikabarkan pernah terlihat di langit beberapa wilayah di Indonesia yang bertujuan untuk menyebarkan virus "flu burung" (H5N1) yang telah dimodifikasi.

Teori konspirasi juga menyasar ke bidang medis, seperti teori yang menyetakan bahwa kanker bukan penyakit namun merupakan kekurangan vitamin B17. Namun tidak ada farmakope resmi mencatat B17 masuk daftar vitamin dan tidak memiliki karakteristik sebagai vitamin. Tuduhan bahwa kanker bukan penyakit melainkan bisnis farmasi yang sangat menggiurkan adalah konspirasi medis yang tidak mendasar.


Sejarah mencatat teori konspirasi yang terus berkembang hingga sekarang, salah satunya tokoh paling diburu para pecinta teori konspirasi, Adolf Hitler. Kematian Hitler menjadi kontroversi hingga paling banyak menyita perhatian dunia, beberapa teori mengklaim bahwa Hitler berhasil melarikan diri dari Berlin dan menghabiskan masa tuanya di beberapa negara, seperti di Argentina, Brazil, dan Indonesia.

Bahkan seorang ilmuwan dan mantan peneliti Area 51, Boyd Bushman, pernah mengklaim memiliki bukti keberadaan alien dan dalam videonya ia menampilkan beberapa foto yang menunjukkan sosok alien. Area 51 telah lama dituduh sebagai tempat rahasia penelitian alien dan UFO.

Area 51 memang menjadi tempat rahasia hingga memicu imajinasi para pecinta teori konspirasi dan pemburu UFO di seluruh dunia. Area 51 memang ada, lokasinya berada di Nevada, dekat Groom Lake, merupakan tempat penelitian normal dan pemerintah AS tidak menyembunyikan makhluk asing di sana.


Teori konspirasi paling kontroversi adalah keyakinan bahwa Bumi berbentuk datar (flat earth). Masyarakat modern yang mempercayai Bumi datar didasarkan pada keyakinan kuno bahwa Bumi sejatinya datar. Hipotesis Bumi datar modern berasal dari penulis Inggris Samuel Rowbotham (1816-1884). Rowbotham menerbitkan sebuah buku "Earth Not a Globe" (Bumi Tidak Bulat), ia berpendapat bahwa Bumi berbentuk seperti piringan datar yang berpusat di Kutub Utara. Ia juga menyebarkan selebaran dengan judul "The inconsistency of Modern Astronomy and its Opposition to the Scriptures!!", yang berpendapat bahwa Bumi datar berdasarkan Alkitab.

Rowbotham merupakan seorang pendebat ulung yang konon banyak mematahkan lawan-lawannya, bahkan banyak pengikutnya berasal dari kalangan terdidik. Setelah kematian Rowbotham, Lady Elizabeth Blount mendirikan Universal Zetetic Society, yang mempunyai tujuan "penyebaran pengetahuan berhubungan dengan alam kosmogoni yang dikonfirmasi dari Alkitab.

The International Flat Earth Research Society (IFERS), organisasi masyarakat Flat Earth pertama, didirikan oleh seorang warga Inggris Samuel Shenton pada tahun 1956., kemudian dilanjutkan oleh warga Amerika Charles K Johnson pada 1972. Setelah kematian Johnson pada 2001, keyakinan Flat Earth tidak lagi memiliki representasi. Pada tahun 2004, Daniel Shenton (mengambil nama Samuel Shenton), seorang pria yang mengaku tinggal di Hongkong memproklamirkan diri sebagai penerus Johnson.

Kepercayaan Bumi datar semakin meluas hingga menjadi seperti agama baru, sejatinya kepercayaan Bumi datar berasal dari masyarakat kuno yang diangkat kembali oleh Samuel Rowbotham dan diyakini berdasarkan Alkitab. Perdebatan apakah Bumi bulat atau datar akan selalu ada dikarenakan teori konspirasi yang sangat kental dengan menyasar kepada pihak AS dengan program luar angkasa NASA. Setelah kematian Johnson pada 2001, komunitas Flat Earth sebenarnya telah meredup, Daniel Shenton membangkitkan kembali Flat Earth Society pada 2004 berbasis diskusi disebuah situs web.

Pada dasarnya Flat Earth semakin berkembang dikarenakan teori mereka banyak ditanggapi hingga menjadi perdebatan sengit, jika Anda pernah masuk dalam perdebatan membantah Flat Earth, tanpa Anda sadari telah ikut mempopulerkan Flat Earth dan membuat komunitas mereka semakin luas dan berkembang. Sekoci telah lama menerima banyak pertanyaan tentang Flat Earth apakah hoax atau fakta, namun Sekoci tidak pernah menanggapi dikarenakan kami tidak ingin terlibat mempopulerkan Flat Earth.

Sejatinya gagasan Flat Earth modern merupakan teori konspirasi ekstrim karena keyakinan yang mengharuskan untuk tidak mempercayai semua program ruang angkasa dan menuduh semuanya palsu, teori ini untuk menipu ilmu pengetahuan yang selama ini memberikan fakta- fakta bahwa Bumi adalah bulat. Untuk orang-orang yang pertama kali masuk ke dalam teori ini kemungkinan besar dapat dengan mudah mempercayainya dan menganggap serius dikarenakan ulasan yang diberikan terkesan sangat rasional. Padahal, banyak anggota populer Flat Earth menjalankan teorinya hanya untuk bersenang-senang, atau tindakan anti-mainstream yang disampaikan kepada masyarakat agar tidak ketergantungan kepada otoritas ilmu pengetahuan.

Teori konspirasi akan terus muncul merusak paradigma masyarakat dengan menciptakan kebohongan besar dengan cara menggugat ilmu pengetahuan dan rasionalisme. Pergerakan teori konspirasi akan sulit terdeteksi jika Anda seorang gullibility (mudah tertipu) tanpa menggunakan akal sehat mencari fakta sebenarnya.

Para debunkers biasanya enggan menanggapi teori konspirasi dikarenakan hanya membuang-buang energi - dengan analisis seobyektif apapun tidak akan diterima oleh para pecinta teori konspirasi. Forum debunked Metabunk adalah satu-satunya yang dianggap terbaik di mana para debunkers memfokuskan diri membongkar banyak  teori konspirasi yang dianggap sangat menyesatkan.

Teori konspirasi mengandalkan pandangan bahwa alam semesta telah diatur sedemikian rupa oleh desain yang ada. Teori ini memegang tiga prinsip: Tidak ada yang terjadi secara kebetulan, tidak ada yang seperti tampak terlihat, dan semuanya saling terhubung. Fitur lainnya yang umum bahwa teori ini berkembang dengan cara memasukkan bukti apapun yang mereka anggap sesuai dengan keyakinan, karena inti dari teori konspirasi terletak pada keyakinan bukan validitas (bukti sahih/benar menurut bukti dan fakta).

Salam YukViral.

Related Posts

Gurita Teori Konspirasi Merusak Paradigma
4/ 5
Oleh