Seorang wisatawan asal Irlandi dikabarkan diperkosa orangutan dengan bobot 200 kg di hutan Kalimantan. Wisatawan malang bernama Zack O’Reilly merupakan aktivis Greenpeace yang sedang melakukan studi melihat langsung orangutan di habitat aslinya di hutan Kalimantan.
Mimpi seorang ekologis untuk melihat orangutan di habitat aslinya berubah menjadi mimpi buruk setelah dirinya diserang dan diperkosa oleh orang utan seberat hampir 200 kg di hutan Kalimantan.
Zack O’Reilly, pria berusia 26 tahun dari Irlandia, yang sedang mengambil jurusan biologi di Dublin City University dan merupakan aktivis Greenpeace selama tiga tahun terakhir, sangat memimpikan untuk melihat orang utan di habitat aslinya. Zack juga merupakan orang yang sangat berjuang keras dan menentang industri minyak palm, yang merupakan ancaman untuk spesies yang dilindungi.
“Dia selalu memimpikan melihat orang utan di hutan. Saya selalu menggodanya dengan mengatakan dirinya mirip dengan orang utan dan dia akan menemukan ‘pasangan hidupnya’ di hutan. Namun tidak pernah membayangkan dia mengalami kekerasa seksual oleh salah satu diantaranya (orang utan), kata Kelly, Ibu Zack.
Pemuda tersebut kemudian secepatnya dibawa ke rumah sakit terdekat di Kalimantan dengan keadaan tidak sadarkan diri selama beberapa jam. Tim dokter menemukan beberapa pendarahan dalam.
Kekbek Mahlouiak, salah sau pemandu wisata pada perjalanan dramatis itu, mengatakan telah memperingatkan para turis untuk berhati-hati dengan hewan-hewan di luar sana.
“Saya secara khusus mengatakan padanya agar mengenakan topi dan menyembunyikan rambutnya yang oranye karena hal itu dapat menarik orang utan. Saya tidak kaget dengan apa yang telah terjadi, saya telah memperingatkannya berkali-kali. Dia tidak mendengarkan,” katanya kepada wartawan lokal.
“Sangat berbahaya untuk orang yang memiliki rambut oranye, pejantan bisa sangat tertarik. Seekor (orang utan) jantan mengikuti kami ke hutan sejauh beberapa kilometer, dan dia sangat agresif. Tidak ada yang bisa saya lakukan,” tambahnya kepada urbanleak.com.
Juru bicara Borneo Tourism Board mengatakan bahwa ini adalah kali pertama orang utan menyerang turis secara fisik di trek hutan.
“Hal ini sangat mengerikan dan menyedihkan. Kami menawarkan korban untuk mendapatkan tur gratis jika dirinya ingin kembali lagi dan akan menyediakan pengamanan yang lebih ketat di masa yang akan datang.”
Sumber
ANALISIS
Cerita tentang wisatawan Irlandia berusia 26 tahun diperkosa orangutan di hutan Kalimantan adalah berita palsu karangan penulis, tidak berdasarkan fakta. Cerita tersebut bersumber dari situs urbanleak.com dengan judul "BORNEO: IRISH TOURIST SAVAGELY RAPED BY 400-POUND ORANGUTAN".
Kalimantan | An ecologist’s dream to watch orangutans in their natural habitat quickly turned into his worst nightmare after being savagely attacked and raped by a 400-pound orangutan in the jungle of Borneo.
Zack O’Reilly, a young 26-year-old from Ireland, who is presently studying biology at Dublin city University and has been a Greenpeace activist for the past three years, had always dreamed of seeing orangutans in their natural habitat and was a strong advocate against the palm oil industry, which is a great threat to the endangered species.
“ He always dreamed of seeing orangutans in the jungle. I used to tease him, saying he looked like one and that he’d find his soulmate in the jungle. Never would I have thought he would be sexually assaulted by one ”
– Kelly O’Reilly, mother
The young man was quickly brought back to a missionary hospital near Kalimantan where he lay unconscious for many hours and where doctors found traces of internal bleeding.
Cerita tersebut berasal dari situs satir WorldNewsDailyReport (WNDR), dengan judul yang sama.
Seperti yang telah kami jelaskan beberapa kali, dan tidak bosan kami mengatakan bahwa situs WNDR adalah situs satir yang semua artikelnya hanya untuk sekedar hiburan dan tidak layak dijadikan berita resmi. Semua berita yang dirilis WNDR adalah berita palsu karangan penulisnya.
Sebelumnya mereka banyak menerbitkan berita palsu hingga menjadi viral dirilis banyak outlet berita. Berikut beberapa berita palsu dari WNDR:
- Para Ilmuwan Membuktikan Secara Ilmiah Kehidupan Setelah Kematian
- Udang Raksasa 145 Kilogram Ditangkap di Kanada
- Seorang Wanita Mengandung Dari Sperma Ayah Kandungnya
- Anak Gadis Dengan Tubuh Setengah Ular
- Seorang Imam Katolik Mati Suri dan Bertemu Tuhan Yang Ternyata Wanita
Cerita tentang orangutan sebelumnya dirilis oleh WNDR pernah menjadi viral. Dalam artikel dengan judul "INDONESIA: ZOO KEEPER ACCUSED OF IMPREGNATING FEMALE ORANGUTAN", mengatakan bahwa seorang pekerja kebun binatang Surabaya memperkosa orangutan betina bernama Marylin hingga hamil.
Menanggapi berita tersebut, direksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) geram terhadap pemberitaan mengenai hamilnya orangutan KBS oleh seorang penjaganya. Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama KBS Aschta Boestani Tajuddin mengatakan bahwa KBS memiliki 4 koleksi orangutan betina bernama Dora, Tini, Avika dan Rizky. Tak ada yang bernama Marylin. Selain itu, tak ada tempat bagi perawat untuk melakukan hubungan seks dengan satwa.
Setiap berita dari situs WNDR tidak untuk dianggap serius, tujuan mereka untuk sekedar humor dan hiburan. Tidak dipungkiri berita satir dari situs luar negeri memang sangat tajam, bagi yang belum memahaminya pastinya akan tersinggung dan marah.
Dengan demikian berita tentang wisatawan Irlandia diperkosa orangutan di hutan Borneo adalah berita palsu, dirilis oleh situs satir yang setiap beritanya merupakan karangan tanpa fakta.
Salam YukViral.
Wisatawan Irlandia Diperkosa Orangutan di Hutan Borneo: Hoax
4/
5
Oleh
Marveleus